Tuesday, November 11, 2014

CERPEN "AKHIR PENANTIAN"

Ketika rambutku rontok dengan perhelainya apa kamu masih mau membelainya?
Ketika tanganku tak bisa lagi menggenggam tanganmu, apa kamu masih mau menggenggam tanganku?
Ketika aku terbangun dari tidurku, lalu aku lupa akan semuanya, apa kamu akan mengingatkanku atau berusaha pergi dariku?
Lalu ketika kakiku lumpuh apa mungkin kau akan menggendongku. Dan ketika mataku tidak bisa melihat apa kamu mau menuntunku. Dan yang terakhir ketika detak jantung dan nafasku terhenti. Aku telah menjawab semua pertanyaanmu dik semuanya “pasti” tapi kenapa ketika semuanya belum aku lakukan kamu pergi begitu saja bagaikan angin lalu.

Sebulan lalu tepat di yayasan kanker aku mengajakmu disini, aku hanya bisa terdiam membawa balon dan permen untuk aku sumbangkan pada penyandang penyakit kanker. Aku terpaku disini mataku tertuju pada bangku tua yang sempat aku duduki saat bersamamu. 33 hari lalu…

“morning cha, lagi dimana?” pesan singkat dari sahabat kecilku dika.
“morning juga dik, aku di rumah.”jawabku singkat.
“aku sudah tiba di jakarta loh, kamu bisa temani aku bermain basket? Aku rindu bertanding basket bersamamu.” jawabnya.
“tentu kebetulan hari ini aku nggak ada kuliah, nanti siang jam 1 gimana? Di tempat biasa kita bertanding ya, masih ingat nggak hehe..” jawabku.
“kamu pikir otakku tertinggal di bangkok, taman komplek dekat rumahmu itu bukan.” jawabnya.
“yaps aku pikir sih begitu haha… Ya sudah aku tunggu loh jam 1.” jawabku.
“siap ibu bos..” jawabnya.

Aku segera bangun dari tempat tidurku, jujur aku ragu dengan bertemu dika kembali. Aku takut rasa itu kembali timbul kembali dimana rasa yang lebih dari sahabat yang aku pendam. Ya mungkin aku yang salah dari awal aku menyimpan rasa yang lebih bahkan aku sempat berfikir lebih aku bisa berpacaran dengan siapapun tapi bila aku menikah itu cuma sama kamu iya dika kamu orang yang telah lama aku tunggu. 5 tahun lalu ketika aku baru berumur 12 tahun aku berpisah dari dika. Dia harus pergi bersama keluarganya untuk pindah ke bangkok. Hingga tepat jam 1 nanti aku akan melihat sebuah pelangi yang sudah tak nampak disaat redanya hujan akan muncul di depan mataku.

Tepat jam 1, yaps aku akan menjemput sebuah pelangi iya tepat di taman komplek. Aku langkahkan kakuku menuju taman komplek, ketika aku sampai tepat di taman komplek aku melihat dari kejauhan seseorang memakai kursi roda dengan sweater berkupluk tidak henti melihatku. Aku kirim pesan singkat pada dika. “dimandose? Tidak lupa dengan janjimu bukan, atau kau takut melawanku hey pria tampan!”. Aku masih asik duduk di bangku taman sambil memegang bola basket. Seseorang berkusi roda itu menghampiriku. “hey caa, masih mengenaliku?” kata seseorang itu.
“kamu siapa, apa kita pernah bertemu?” jawabku heran.
“aku sahabt kecilmu yang sering sekali mengambil permen karetmu, dan menghabiskan makanan kesukaanmu, ingat bukan siapa aku?” jawabnya.

Entah aku hanya terdiam ketika aku tau seseorang yang ada di hadapanku saat ini adalah sahabat kecilku dika, air mataku jatuh dengan sendirinya tangan dan kakiku kaku seketika.

“hello caa, kamu terkejut dengan keadaanku?” kata dika sambil menepuk pelan pundakakku.
“tidak, kamu kenapa bisa seperti ini?.” tanyaku.
“aku mengalami kecelakaan 2 tahun lalu di bangkok, hingga kakiku lumpuh total. Apa kamu masih mau berteman denganku?” jawabnya.
“tentu, untuk apa aku malu sepertiya kita enggak perlu deh main basket. Gimana kalau kamu ke rumahku saja, bunda masak sayur asem plus ikan asin loh.” jawabku.
“boleh juga tuh udah lama banget deh gak ngerasain makanan itu eemmm..” katanya.
“oke kalau gitu capcusss.” jawabku sambil mendorong laju kursi roda dika.

Waktu begitu cepat berlalu dika pun sudah dijemput untuk pulang oleh mamahnya, padahal rasa kangenku pada dika masih begitu dalam hihihi..

“ehhh caa, karena jam 1 tadi kita nggak jadi latihan basket. Berarti besok kamu harus temenin aku ke yayasan kanker yang ada di daerah jakarta okeh, besok gantian kamu yang ke rumahku ya. Ingat jam 1 siang okeey.” kata dika berteriak padaku.
“baikalaaaah atur saja dikaa…” jawabku sambil menutup pintu gerbang.

Keesokkan siang tepat pukul 13.00 aku menepati janjiku untuk mengantatkan dika menuju yayasan kanker di jakarta.

“dik, sudah siap belum?” tanyaku.
“iya ini sudah kok, yuk berangkat.” jawabnya.
Kami pun pergi menuju yayasan kangker, aku melihat wajah dika yang begitu senang sekali. Sudah lama aku tidak melihat senyum indahnya ini, bagaikan pelangi indah dan banyak warna di senyumnya…

Sesampai di yayasan kanker.
“permisi pak, saya ingin menghibur dan bersosialisasi dengan pasien yang ada disini apa boleh?” tanyaku pada petugas yang sedang berjaga.
“tentu saja boleh kebetulan pasien-pasien sedang bermain di belakang bersama suster, mari saya antar.” kata penjaga tersebut.

Aku dan dika mengikuti petugas yang membawa kami menemui pasien-pasien kangker tersebut, sesampai di belakang aku sibuk membagikan balon dan mainan untuk anak-anak kecil yang terkena penyakit kanker. Pembagianku terhenti aku lihat ke arah dika dia tertidur pulas. Aku hampiri dia ya tuhan dia bukan tertidur melainkan dia pingsan, hidungnya mengeluarkan darah. Aku putuskan untuk membawa dika ke rumah sakit terdekat, dan aku hubungi tante sindy (mamahnya dika).

Sesampai di rumah sakit pikiranku kacau entah ada apa dengan dika hingga dia harus masuk ke rumah sakit dan itu ruang ugd, ada apa ini tuhan.
“gimana keadaan dika sayang?” kata tante sindy yang baru saja datang.
“entah tan, dokter belum keluar dari ruangan ugd.” kataku.
“semoga aja adit masih ada waktu lagi.” jawab tante sindy.
“maksud tante.?” tanyaku heran.
“sebenernya 1 tahun lalu dika divonis kangker otak, ini permintaan terakhirnya dia ingin pindah ke Indonesia menemui kamu. Bahkan seharusnya hari ini tepatnya di yayasan kanker itu dia ingin menyatakan cintanya pada kamu caa.” kata tante sindy.
“jadi kaki dika dan kepala botaknya itu karena kanker tante, dia bilang sama aku dia kecelakaan enggak tante ini semua itu bohong. Semua itu bohong kan tante bohong!!!” tangisanku semakin deras entah apa yang aku dengar aku kesal, kenapa kamu bohongin aku dik..
“sabar sayang, kita harus kuat, dika pasti nggak seneng liat kita begini.” kata tante sindy sambil memeluk dan membelaiku.

“permisi, dengan keluarga dika diandra.” dokter keluar dari ruangan ugd tersebut.
“saya ibunya dok.” kata tante sindy.
“maaf saya sudah berusaha semaksimal mungkin tapi sel kanker yang dika indap sudah tersebar luas hingga ke sel saraf hingga dia tidak bertahan lagi.” jawab dokter.

Aku berlari menuju mobilku tangisanku benar-benar meledak, kamu doang yang aku tuggu, kamu doang yang aku nanti tapi, aku memeluk jaket milik dika yang masih di genggamaku, ada 4 pack permen karet yang sering dulu aku makan dan sepucuk surat yang bertuliskan

Ketika rambutku rontok dengan perhelainya apa kamu masih mau membelainya?
Ketika tanganku tak bisa lagi menggenggam tanganmu, apa kamu masih mau menggenggam tanganku?
Ketika aku terbangun dari tidurku, lalu aku lupa akan semuanya, apa kamu akan mengingatkanku atau berusaha pergi dariku?
Lalu ketika kakiku lumpuh apa mungkin kau akan menggendongku. Dan ketika mataku tidak bisa melihat apa kamu mau menuntunku. Dan yang terakhir ketika detak jantung dan nafasku terhenti. Aku mencintaimu caa, sejak awal.
Aku pun mencintaimu dik, ketika detik waktu untukmu sudah berhenti.

Tamat

SUMBER : http://cerpenmu.com/cerpen-persahabatan/akhir-penantian-3.html

PROSES YANG MEMPENGARUHI TERJADI PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA ORGANISASI

Pengertian Pengaruh
Pengaruh adalah kegiatan atau keteladanan yang baik secara langsung atau tidak langsung mengakibatkan suatu perubahan perilaku dan sikap orang lain atau kelompok.
Metode mempengaruhi
a.Kekuatan fisik
b.Penggunaan sanksi (positif/negatif)
c.Keahlian
d.Kharisma (daya tarik)
Daerah Pengaruh
Yaitu mencakup hubungan-hubungan antar:
a. Perseorangan
b. Kelompok dengan seseorang
c. Seseorang dengan kelompok
Proses Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara berbagai alternatif.
Dalam dataran teoritis, kita mengenal empat metode pengambilan keputusan, yaitu kewenangan tanpa diskusi (authority rule without discussion), pendapat ahli (expert opinion), kewenangan setelah diskusi (authority rule after discussion), dan kesepakatan (consensus).
a. Kewenangan Tanpa Diskusi
Metode pengambilan keputusan ini seringkali digunakan oleh para pemimpin otokratik
atau dalam kepemimpinan militer. Metode ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu cepat, dalam arti ketika organisasi tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memutuskan apa yang harus dilakukan.
Selain itu, metode ini dapat diterima kalau pengambilan keputusan yang dilaksanakan berkaitan dengan persoalan-persoalan rutin yang tidak mempersyaratkan diskusi untuk mendapatkan persetujuan para anggotanya.
Namun, jika metode pengambilan keputusan ini terlalu sering digunakan, ia akan menimbulkan persoalan-persoalan, seperti munculnya ketidakpercayaan para anggota organisasi terhadap keputusan yang ditentukan pimpinannya, karena mereka kurang bahkan tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
Pengambilan keputusan akan memiliki kualitas yang lebih bermakna, apabila dibuat secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh anggota kelompok, daripada keputusan yang diambil secara individual.
b. Pendapat Ahli
Kadang-kadang seorang anggota organisasi oleh anggota lainnya diberi predikat sebagai ahli (expert), sehingga memungkinkannya memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk membuat keputusan. Metode pengambilan keputusan ini akan bekerja dengan baik, apabila seorang anggota organisasi yang dianggap ahli tersebut memang benar-benar tidak diragukan lagi kemampuannya dalam hal tertentu oleh anggota lainnya.
Dalam banyak kasus, persoalan orang yang dianggap ahli tersebut bukanlah masalah yang sederhana, karena sangat sulit menentukan indikator yang dapat mengukur orang yang dianggap ahli (superior).
Ada yang berpendapat bahwa orang yang ahli adalah orang yang memiliki kualitas terbaik untuk membuat keputusan, namun sebaliknya tidak sedikit pula orang yang tidak setuju dengan ukuran tersebut. Karenanya, menentukan apakah seseorang dalam kelompok benar-benar ahli adalah persoalan yang rumit.
c. Kewenangan Setelah Diskusi
Sifat otokratik dalam pengambilan keputusan ini lebih sedikit apabila dibandingkan dengan metode yang pertama. Karena metode authority rule after discussion ini pertimbangkan pendapat atau opini lebih dari satu anggota organisasi dalam proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, keputusan yang diambil melalui metode ini akan mengingkatkan kualitas dan tanggung jawab para anggotanya disamping juga munculnya aspek kecepatan (quickness) dalam pengambilan keputusan sebagai hasil dari usaha menghindari proses diskusi yang terlalu meluas.
Jadi, pendapat anggota organisasi sangat diperhatikan dalam proses pembuatan keputusan, namun perilaku otokratik dari pimpinan, kelompok masih berpengaruh.
Metode pengambilan keputusan ini juga mempunyai kelemahan, yaitu pada anggota organisasi, akan bersaing untukmempengaruhi pengambil atau pembuat keputusan. Artinya bagaimana para anggota organisasi yang mengemukakan pendapatnya dalam proses pengambilan keputusan, berusaha mempengaruhi pimpinan kelompok bahwa pendapatnya yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan.
d. Kesepakatan
Terjadi kalau semua anggota dari suatu organisasi mendukung keputusan yang diambil. Metode pengambilan keputusan ini memiliki keuntungan, yakni partisipasi penuh dari seluruh anggota organisasi akan dapat meningkatkan kualitas keputusan yang diambil, sebaik seperti tanggung jawab para anggota dalam mendukung keputusan tersebut.
Selain itu metode konsensus sangat penting khususnya yang berhubungan dengan persoalan-persoalan yang kritis dan kompleks.
Kekurangan pada metode ini adalah dibutuhkannya waktu yang relatif lebih banyak dan lebih lama, sehingga metode ini tidak cocok untuk digunakan dalam keadaan mendesak atau darurat.
Keempat metode pengambilan keputusan di atas, menurut Adler dan Rodman, tidak ada yang terbaik dalam arti tidak ada ukuran-ukuran yang menjelaskan bahwa satu metode lebih unggul dibandingkan metode pengambilan keputusan lainnya. Metode yang paling efektif yang dapat digunakan dalam situasi tertentu, bergantung pada faktor-faktor:
1. jumlah waktu yang ada dan dapat dimanfaatkan,
2. tingkat pentingnya keputusan yang akan diambil oleh kelompok, dan
3. kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh pemimpin kelompok dalam mengelola kegiatan pengambilan keputusan tersebut.
Konsep Pengambilan Keputusan, yaitu:
•Identifikasi dan diagnosis masalah
•Pengumpulan dan analisis data yang relevan
•Pengembangan dan evaluasi alternatif
•Pemilihan alternatif terbaik
•Implementasi keputusan dan evaluasi terhadap hasil -hasil.
Tipe –Tipe Keputusan Manajemen
•Keputusan-keputusan perseorangan dan strategi
•Kepusan-keputusan pribadi dan strategi
•Keputusan-keputusan dasar dan rutin
Teknik Pengambilan Keputusan
•Teknik -teknik Kreatif: Brainstorming & Synectics
•Teknik -teknik Partisipatif
•Teknik -teknik pengambilan keputusan Modern : Teknik Delphi, Teknik Kelompok Nominal

SUMBER : https://latansablog.wordpress.com/2011/11/24/proses-mempengaruhi-dan-pengambilan-keputusan-dalam-organisasi/

Sunday, November 9, 2014

Cerita Runtuhnya Tembok Berlin

 
Sejarah berdirinya tembok Berlin tak terlepaskan tentu dari kejatuhan Aldof Hilter dari Perang Dunia yang ke 2 1945. Hilter menyerah tanpa syarat. Jerman pun akhirnya didudukin oleh AS, Uni Soviet, Ingggris dan Prancis. Wilayah Berlin mendapat pelakuan khusus dan diurus secara bersama oleh keempat negara tersebut. Berlin pun dibagi-bagi menjadi empat komandan kota sehingga akhirnya membentuk satu sekutu bersama. Dengan munculnya Perang Dingin ( Cold War ), Berlin pu terancam pecah karena terjadinya fraki soal pembagian kewenangan pengurusan wilayah antara blok barat dan timur.
Pada tahun 1948 Uni Soviet mencoba memaksa Blok Barat meninggalkan kota Berlin. Uni Soviet melakukan blokade sehingga Blok Barat harus menyediakan kebutuhan bahan pokok. Setahun kemudian, Uni Soviet kembali melakukan blokadenya. Setelah itu pertikaian semakin menajam sehingga negara Jerman pun dibagi menjadi dua wilayah. Uni Soviet mendrikan DDR ( Deutschland Demokratis-che Republik) dengan ibukota di Berlin Barat.
Di abwah tekanan politik dan sulitnya ekonomi, banyak warga negara dari kelompok DDR, Berlin Timur, yang lari menyebrang ke BDR, Berlin Barat. Untuk menghentikan pelarian warga Berlinn Timur, Uni Soviet berupaya mengusir orang-orang Berlin Barat dari kota BERLIN, tetapi tidak berhasil. Khawatir pengungsian dari Berlin Timur ke Berlin Barat terus berlangsung.
Pada 13 Agustus 1961 didirikanlah tembok perbatasan secara militer oelh 40.000 tentara dan polisi di Berlin Timur sepanjang 155 kilometer dengan cara membentangkan kawat duri sepanjang perbatasan. Tercatat, ada 254 orang meninggal karena berupaya menyebrang tembok Berlin. Berlin Barat dan Berlin Timur pun berkembang dengan caranya masing-masing, tanpa adanya hubungan secara resmi. Berlin Barat berkembang  sebagai tempat pemukiman badan pemerintahan, kota pameran, dan kongres. Akan tetapi, Berlin Barat mengalamin kekurangan orang sehingga akhirnya mendatangkan tenaga kerja dari luar seperti Turki.
Sementara itu , berlin Timur berkembang menjadi kota industri dan pusat politik. Akhirnya, pada 9 November 1989, Dunia dikejutkan dengan runtuhnya Tembok Berlin yang berdirih kokoh membelah Jerman Timur dan Jerman Barat. Siapapun tak bisa mengekang bersatunya kembali warga Jerman Barat dan Jerman Tiur dari ambisi kekuasaan. Benar, keinginan bersatunya kembali warga Jerman Timur dan Barat merupakan persoalan fitrah kemanusiaan secara asasi ingin memberoleh kedamaiand an kebebasan. Kini, sudah hampir 24 tahun runtuhnya Tembok Berlin, tetapi ribuan orang tetap berbondong-bondong datang berkunnjung ke daerah itu. Seakan jika tidak datang langsung berkunjung ke Berlin, kita tidak akan percaya kalau Jerman  Barat dan Jerman Timur sudah menyatu.
Tembok Berlin runtuh pada 9 November 1989. Sebuah sejarah penting bagi negara-negara Eropa khususnya dan dunia umumnya atas menyatunya negara Jerman Barat dan Jerman Timur.


SUMBER : http://swaggerclassygirl.blogspot.com/2013/06/cerita-runtuhnya-tembok-berlin.html

Saturday, November 8, 2014

Konflik Organisasi

A. Pengertian Konflik.

Konflik dapat diartikan sebagai ketidak setujuan antara dua atau lebih anggota organisasi atau kelompok-kelompok dalam organisasi yang timbul karena mereka harus menggunakan sumber daya yang langka secara bersama-sama atau menjalankan kegiatan bersama-sama dan atau karena mereka mempunyai status, tujuan, nilai-nilai dan persepsi yang berbeda. Anggota-anggota organisasi yang mengalami ketidaksepakatan tersebut biasanya mencoba menjelaskan duduk persoalannya dari pandangan mereka

B. Macam-macam Konflik.

Konflik yang terjadi dalam suatu organisasi dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :

1. Dari segi pihak yang terlibat dalam konflik
Dari segi ini konflik dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :

a. Konflik individu dengan individu.

Konflik semacam ini dapat terjadi antara individu pimpinan dengan individu pimpinan dari berbagai tingkatan. Individu pimpinan dengan individu karyawan maupun antara inbdividu karyawan dengan individu karyawan lainnya.

b. Konflik individu dengan kelompok.

Konflik semacam ini dapat terjadi antara individu pimpinan dengan kelompok ataupun antara individu karyawan dengan kempok pimpinan.

c. Konflik kelompok dengan kelompok.

Ini bisa terjadi antara kelompok pimpinan dengan kelompok karyawan, kelompok pimpinan dengan kelompok pimpinan yang lain dalam berbagai tingkatan maupun antara kelompok karyawan dengan kelompok karyawan yang lain.

2. Dari segi dampak yang timbul

Dari segi dampak yang timbul, konflik dapat dibedakan menjadi dua, yaitu konflik fungsional dan konflik infungsional. Konflik dikatakan fungsional apabila dampaknya dapat memberi manfaat atau keuntungan bagi organisasi, sebaliknya disebut infungsional apabila dampaknya justru merugikan organisasi. Konflik dapat menjadi fungsional apabila dikelola dan dikendalikan dengan baik. Contoh konflik yang fungsional dengan kasus seorang manajer perusahaan yang menghadapi masalah tentang bagaimana mengalokasikan dana untuk meningkatkan penjualan masing-masing jenis produk. Pada saat itu setiap produk line berada pada suatu devisi. Salah satu cara pengalokasian mungkin dengan memberikan dana tersebut kepada devisi yang bisa mengelola dana dengan efektif dan efisien. Jadi devisi yang kurang produktif tidak akan memperoleh dana tersebut. Tentu saja di sini timbul konflik tentang pengalokasian dana. Meskipun dipandang dari fihak devisi yang menerima alokasi dana yang kurang, konflik ini dipanang infungsional, tetapi dipandang dari perusahaan secara keseluruhan konflik ini adalah fungsional, karena akan mendorong setiap devisi untuk lebih produktif. Manfaat yang mungkin timbul dari contoh kasus di atas antara lain :

Para manajer akan menemukan cara yang lebih efisien dalam menggunakan dana.
Mereka mungkin bisa menemukan cara untuk menghemat biaya.
Mereka meningkatkan prestasi masing-masing devisi secara keseluruhan sehingga bisa tersedia dana yang lebih besar untuk mereka semua.

Meskipun demikian, mungkin juga timbul akibat yang tidak fungsional, di mana kerjasama antara kepala devisi menjadi rusak karena konflik ini. Setiap konflik, baik fungsional maupun infungsional akan menjadi sangat merusak apabila berlangsung terlalu jauh. Apabila konflik menjadi di luar kendali karena mengalami eskalasi, berbagai perilaku mungkin saja timbul. Pihak-pihak yang bertentangan akan saling mencurigai dan bersikap sinis terhadap setiap tindakan pihak lain. Dengan timbulnya kecurigaan, masing-masing pihak akan menuntut permintaan yang makin berlebihan dari pihak lain. Setiap kegagalan untuk mencapai hal yang diinginkan akan dicari kambing hitam dari pihak lain dan perilaku pihaknya sendiri akan selalu dibela dan dicarikan pembenarannya, bahkan dengan cara yang emosional dan tidak rasional. Pada tahap seperti ini informasi akan ditahan dan diganggu, sehingga apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa terjadi menjadi tidak diketahui. Dan segera bisa muncul usaha untuk menggagalkan kegiatan yang dilakukan oleh pihak lain. Kegiatan untuk “menang” menjadi lebih dominan dari pada untuk mencapai tujuan organisasi.

Menurut Heidjrachman dari berbagai penelitian dan percobaan ternyata ditemukan hasil-hasil yang mirip antara yang satu dengan yang lain situasi, yang timbul akibat adanya konflik, baik konflik yang fungsional maupun konflik yang infungsional. Di antaranya yang penting adalah :

Timbulnya kekompakan di antara anggota-anggota kelompok yang mempunyai konflik dengan kelompok yang lain.
Munculnya para pimpinan dari kelompok yang mengalami konflik.
Ada gangguan terhadap persepsi para anggota atau kelompok yang mengalami konflik.
Perbedaan antara kelompok yang mengalami konflik nampak lebih besar dari pada yang sebenarnya, sedangkan perbedaan pendapat antar individu dalam masing-masing kelompok tampak lebih kecil dari pada yang sebenanya.
Terpilihnya “wakil-wakil” yang kuat dari pihak-pihak yang mengalami konflik
Timbulnya ketidakmampuan untuk berfikir dan menganalisa permasalahan secara jernih.



C. Sebab-sebab Timbulnya Konflik.

Faktor-faktor yang dapat menimbulkan adanya konflik dalam suatu organisasi antara lain adalah :


1. Berbagai sumber daya yang langka
Karena sumber daya yang dimiliki organisasi terbatas / langka maka perlu dialokasikan. Dalam alokasi sumber daya tersebut suatu kelompok mungkin menerima kurang dari kelompok yang lain. Hal ini dapat menjadi sumber konflik.

2. Perbedaan dalam tujuan.

Dalam suatu organisasi biasanya terdiri dari atas berbagai macam bagian yang bisa mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Perbedaan tujuan dari berbagai bagian ini kalau kurang adanya koordinasi dapat menimbulkan adanya konflik. Sebagai contoh : bagian penjualan mungkin ingin meningkatkan valume penjualan dengan memberikan persyaratan-persyaratan pembelian yang lunak, seperti kredit dengan bunga rendah, jangka waktu yang lebih lama, seleksi calon pembeli yang tidak terlalu ketat dan sebagainya. Upaya yang dilakukan oleh bagian penjualan semacam ini mungkin akan mengakibatkan peningkatan jumlah piutang dalam tingkat yang cukup tinggi. Apabila hal ini dipandang dari sudut keuangan, mungkin tidak dikehendaki karena akan memerlukan tambahan dana yang cukup besar.

3. Saling ketergantungan dalam menjalankan pekerjaan.

Organisasi merupakan gabungan dari berbagai bagian yang saling berinteraksi. Akibatnya kegiatan satu pihak mungkin dapat merugikan pihak lain. Dan ini merupakan sumber konflik pula. Sebagai contoh : bagian akademik telah membuat jadwal ujian beserta pengawanya, setapi bagian tata usaha terlambat menyampaikan surat pemberitahuan kepada para pengawas dan penguji sehingga mengakibatkan terganggunya pelaksanaan ujian.

4. Perbedaan dalam nilai atau persepsi

Perbedaan dalam tujuan biasanya dibarengi dengan perbedaan dalam sikap, nilai dan persepsi yang bisa mengarah ke timbulnya konflik. Sebagai contoh : seorang pimpinan muda mungkin merasa tidak senang sewaktu diberi tugas-tugas rutin karena dianggap kurang menantang kreativitasnya untuk berkembang, sementara pimpinan yang lebih senior merasa bahwa tugas-tugas rutin tersebut merupakan bagian dari pelatihan.

5. Sebab-sebab lain.


Selain sebab-sebab di atas, sebab-sebab lain yang mungkin dapat menimbulkan konflik dalam organisasi misalnya gaya seseorang dalam bekerja, ketidak jelasan organisasi dan masalah-masalah komunikasi.

STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK

Konflik dapat berupa perselisihan (disagreement), adanya ketegangan (the presence of tension), atau munculnya kesulitan-kesulitan lain di antara dua pihak atau lebih. Konflik sering menimbulkan sikap oposisi antara kedua belah pihak, sampai kepada tahap di mana pihak-pihak yang terlibat memandang satu sama lain sebagai penghalang dan pengganggu tercapainya kebutuhan dan tujuan masing-masing. Subtantive conflicts merupakan perselisihan yang berkaitan dengan tujuan
kelompok, pengalokasian sumber daya dalam suatu organisasi, distribusi kebijaksanaan dan prosedur, dan pembagian jabatan pekerjaan. Emotional conflicts terjadi akibat adanya perasaan marah, tidak percaya, tidak simpatik, takut dan penolakan, serta adanya pertentangan antar pribadi (personality clashes).
Situasi yang terjadi ketika ada perbedaan pendapat atau perbedaan cara pandang diantara beberapa orang, kelompok atau organisasi. Definisi lain yaitu sikap saling mempertahankan diri sekurang-kurangnya diantara dua kelompok, yang memiliki tujuan dan pandangan berbeda, dalam upaya mencapai satu tujuan sehingga mereka berada dalam posisi oposisi, bukan kerjasama

STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK

Menghindar
            Menghindari konflik dapat dilakukan jika isu atau masalah yang memicu konflik tidak terlalu penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang akan ditimbulkannya. Penghindaran merupakan strategi yang memungkinkan pihak-pihak yang berkonfrontasi untuk menenangkan diri. Manajer perawat yang terlibat didalam konflik dapat menepiskan isu dengan mengatakan “Biarlah kedua pihak mengambil waktu untuk memikirkan hal ini dan menentukan tanggal untuk melakukan diskusi”

Mengakomodasi
            Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain. Hal ini memungkinkan timbulnya kerjasama dengan memberi kesempatan pada mereka untuk membuat keputusan. Perawat yang menjadi bagian dalam konflik dapat mengakomodasikan pihak lain dengan menempatkan kebutuhan pihak lain di tempat yang pertama.


Kompetisi
            Gunakan metode ini jika anda percaya bahwa anda memiliki lebih banyak informasi dan keahlian yang lebih dibanding yang lainnya atau ketika anda tidak ingin mengkompromikan nilai-nilai anda. Metode ini mungkin bisa memicu konflik tetapi bisa jadi merupakan metode yang penting untuk alasan-alasan keamanan.

Kompromi atau Negosiasi
            Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak.

Memecahkan Masalah atau Kolaborasi
            Pemecahan sama-sama menang dimana individu yang terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama. Perlu adanya satu komitmen dari semua pihak yang terlibat untuk saling mendukung dan saling memperhatikan satu sama lainnya.

TINGKAT KONFLIK (LEVELS OF CONFLICT)
            Konflik yang timbul dalam suatu lingkungan pekerjaan dapat dibagi dalam
empat tingkatan:
a. Konflik dalam diri individu itu sendiri
Konflik dalam diri seseorang dapat timbul jika terjadi kasus overload jitu dimana ia dibebani dengan tanggung jawab pekerjaan yang terlalu banyak, dan dapat pula terjadi ketika dihadapkan kepada suatu titik dimana ia harus membuat keputusan yang melibatkan pemilihan alternatif yang terbaik. Perspektif di bawah ini mengidentifikasikan empat episode konflik, dikutip dari tulisan Thomas V. Banoma dan Gerald Zaltman dalam buku Psychology for Management:
1. Appriach-approach conflict, yaitu situasi dimana seseorang harus memilih salah satu di antara beberapa alternatif yang sarna baiknya.
2. Avoidance-avoidance conflict, yaitu keadaan dimana seseorang terpaksa memilih salah satu di antara beberapa alternatif tujuan yang sama buruknya.
3. Approach-avoidance conflict, merupakan suatu situasi dimana seseorang terdorong oleh keinginan yang kuat untuk mencapai satu tujuan, tetapi di sisi lain secara simultan selalu terhalang dari tujuan tersebut oleh aspek-aspek tidak menguntungkan yang tidak bisa lepas dari proses pencapaian tujuan itu sendiri.
4. Multiple aproach-avoidance conflict, yaitu suatu situasi dimana seseorang terpaksa dihadapkan pada kasus kombinasi ganda dari approach-avoidance conflict.

b. Konflik interpersonal, yang merupakan konflik antara satu individual dengan individual yang lain. Konflik interpersonal dapat berbentuk substantive maupun emotional, bahkan merupakan kasus utama dari konflik yang dihadapi oleh para manajer dalam hal hubungan interpersonal sebagai bagian dari tugas manajerial itu sendiri

c. Konflik intergrup
Konflik intergrup merupakan hal yang tidak asing lagi bagi organisasi manapun, dan konflik ini meyebabkan sulitnya koordinasi dan integrasi dari kegiatan yang berkaitan dengan tugas-tugas dan pekerjaan. Dalam setiap kasus, hubungan integrup harus di-manage sebaik mungkin untuk mempertahankan kolaborasi dan menghindari semua konsekuensidisfungsional dari setiap konflik yang mungkin timbul.

d. Konflik interorganisasi
Konflik ini sering dikaitkan dengan persaingan yang timbul di antara perusahaan-perusahaan swasta. Konflik interorganisasi sebenarnya berkaitan dengan isu yang lebih besar lagi, contohnya persetisihan antara serikat buruh dengan perusahaan. Dalam setiap kasus, potensi terjadinya konflik melibatkan individual yang mewakili organisasi secara keseluruhan, bukan hanya subunit internal atau group


SUMBER : -http://vivitardyansah.blogspot.com/2011/04/strategi-penyelesaian-konflik.html
                    -http://parapepetualangmimpi.blogspot.com/2012/04/konflik-dalam-organisasi-sumber-konflik.html

6 Cara yang Ternyata Gampang Banget Untuk Nurunin Berat Badan


Sebagai orang yang malas olahraga dan merasa mulai gemukan, saya merasa agak tertohok juga waktu disuruh bikin artikel ini. Tapi yah, namanya juga tuntutan kerjaan, harus tetep dibikin juga nih artikel. *sok profesional*

Ada banyak alasan yang bikin orang malas olahraga. Susah bangun pagi, nggak sempet, males karena nggak punya temen buat olahraga bareng, dan ngerasa kalau olahraga itu harus di tempat khusus kayak gym atau ruangan yang luas. Padahal kan nggak. Olahraga bisa dimana aja. Bahkan di samping kasur setelah bangun tidur pun bisa. Yuk coba kita intip beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan.

1. Planking


Bukan spanking. Kelihatannya sih gampang, kayak posisi push up. Eh tapi coba aja dulu. Nggak semudah kelihatannya. Dengan posisi kayak gini, kamu harus tahan selama beberapa menit. Misalnya setengah atau satu menit (untuk hitungan satu set, dan sehari lakukanlah beberapa set). Berat badan kamu tertumpu di lengan, siku, dan jari kaki. Ada juga variasi side plank di mana kamu harus nahan berat badan di salah satu lengan.


Atau planking yang sulit kayak gini.


2. Squats


Posisikan tubuh seakan kamu lagi duduk di kursi. Buka kaki selebar bahu dan pas lututnya ditekuk, jangan sampai lutut kamu lebih maju dari jari kaki. Badan jangan bungkuk dan pandangan lurus ke depan, walaupun ada yang cakep lewat. Balik ke posisi tegak, terus ulangi lagi ke posisi squats. Terus sampai maghrib. Kalau kuat.

3. Bridge


Telentang dengan kedua tangan di sisi tubuh, lutut ditekuk, dan telapak kaki tetep flat. Dengan punggung lurus, angkat pinggang kamu sampai tubuh kamu dari bahu sampai lutut membentuk garis lurus. Tahan tiga detik, balik ke posisi awal, dan ulangi lagi. Sampai besok.

4. Single Leg Balance


Berdiri dengan kaki kanan dan angkat kaki kiri kamu sampai seimbang. Tubuh agak maju, tapi tetap tegap, terus angkat dan pegang pergelangan kaki kiri kamu. Perlu diingat bahwa lutut kanan yang jadi tumpuan jangan sampai lurus banget, agak ditekuk sedikiiit aja. Kalau lutut lurus banget, bisa-bisa ‘kekunci’ dan kamu bisa cedera atau pingsan. Tahan di posisi ini beberapa saat (tentuin sendiri tapi jangan terlalu maksa yah), balik ke posisi awal, dan bisa coba ganti dengan kaki yang satunya lagi. Ulangin sampai minggu depan.

5. Superman


Berbaring telungkup dengan lengan lurus ke depan. Perlahan-lahan angkat kaki dan tubuh bagian atas kamu dengan posisi kepala yang tetap lurus. Berasa kayak Superman kan? Tahan selama tiga detik dan ulangi sampai tahun depan.

6. Ngepel
Kalau masih males juga dan mau olahraga sekaligus bersihin kamar, ngepel aja dengan cara lama alias pake kain pel yang tanpa gagang. Caranya pastiin bahwa semua permukaan lantai kamu lap dengan air yang dicampur karbol. Ulangin sampai bersih. Dijamin keringetan dan cepet kurus apalagi kalau ngepel seisi rumah, dua kali sehari. Setiap ada dua butir debu, pel lagi. Begitu terus sampe punya pacar.

Nah, kan ternyata ada banyak cara untuk bisa olahraga dan nurunin berat badan dengan gampang. Sekarang nggak ada lagi alasan buat kamu ngeluhin berat badan naik tapi maunya cuma ngurangin makan. Itu nggak sehat, Sis. Mulai sekarang, didukung sama olahraga juga yah.

SUMBER : http://www.nyunyu.com/main-article/detail/6-cara-yang-ternyata-gampang-banget-untuk-nurunin-berat-badan#.VF8NJ5-Xgmc

Organisasi


Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak mungkin bisa lepas yang namanya organisasi. karena memang kehidupan itu adalah wujud nyata dari segala jenis organisasi bentukan Tuhan, yang melibatkan setiap makhluk hidup didalamnya. Namun kali ini saya mencoba menghadirkan dalam perspektif manusia, karena manusia yang cenderung melakukan dan menjadikan ini sebagai wadah interaksi sosial dan atau untuk mencapai tujuan yang sama.

Pengertian Organisasi

Organisasi pada dasarnya merupakan tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terkendali, dengan memanfaatkan sumber daya (dana, material, lingkungan, metode, sarana, prasarana, data) dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan bersama. diambil dari wikipedia

Selain artian diatas, masih banyak pengertian organisasi yang disampaikan beberapa pakar, antara lain :
1. Drs. H Malayu S.P. Hasibuan mengartikan organisasi sebagai proses penentuan, pengelompokan, dan pengaturan bermacam-macam aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan bersama.
2. Stoner mengartikan suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang dibawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.

Selain pengertian di atas, masih banyak lagi pengertian yang di ungkapkan oleh para tokoh tentang definisi dari organisasi.
Manfaat, Tujuan, Pengertian Organisasi

Tujuan Organisasi

Setiap manusia yang memiliki kepentingan dan tujuan yang sama, menciptakan sebuah wadah atau badan dimana mereka saling berusaha untuk mewujudkan tujuan tersebut. Dan hal ini lah yang menjadi sebab adanya tujuan dari sebuah organisasi. Tujuan dicerminkan oleh sasaran yang harus dilakukan baik dalam jangka pendek, maupun jangka panjang.

Tujuan dari sebuah organisasi sangat mempengaruhi kinerja dari organisasi itu sendiri maupun untuk mencari massa atau anggota baru dalam pengembangan sebuah organisasi dan untuk menjaga kaderisasi anggota. Kaderisasi bertujuan untuk menjaga sebuah organisasi tetap bisa bertahan dan eksis dalam jangka waktu yang panjang.

Ada beberapa tingkatan pengelompokan yang mendefinisikan prioritas sebuah tujuan organisasi

1. Tujuan atau Misi umum : Pernyataan luas, atau tujuan dalam skala umum yang mendefinisikan bagaimana tercipta sebuah organisasi tersebut, biasanya tidak berubah dari tahun ke tahun dan sering menjadi pernyataan pertama dalam konstitusi sebuah organisasi.
2. Tujuan adalah pernyataan yang menjelaskan apa yang sebuah organisasi itu ingin di capai. Merupakan bagian dari tujuan dan misi dari sebuah organisasi, tujuan seperti ini bisa seperti ini bisa berubah dari tahun ke tahun tergantung pada kesepakatan dari kelompok tersebut.
3. Tujuan merupakan deskripsi dari apa yang harus dilakukan berasal dari tujuan, spesifik yang jelas. laporan tugas terukur untuk mencapai tujuan yang diharapkan dari sebuah kelompok, biasanya memiliki jangka pendek dan batas waktu tertentu.

Pemilihan tujuan dari setiap organisasi sangat penting, karena dengan hal tersebut, bisa menjadi semangat kerja, dan rasa bertanggungjawab, komitmen dan motivasi dari setiap anggota dalam sebuah kelompok.

Manfaat Organisasi

Mengikuti atau menjadi bagian dari sebuah organisasi mempunyai dampak sangat besar untuk kehidupan, karena dalam sebuah organisasi bisa di ibaratkan sebagai masyarakat dalam lingkup kecil. Selalu ada masalah yang perlu dipecahkan bersama, sikap saling menjaga dan bertanggungjawab terhadap keutuhan anggota atau pun mempertahankan sebuah kelompok, memberikan gambaran sebuah perjuangan panjang, dan ini akan sangat membantu ketika dalam penyelesaian masalah atau memberikan masukan kepada masyarakat dalam lingkup luas.
Pengertian, Manfaat dan Tujuan Organisasi
Selain itu beberapa manfaat lain yang bisa diperoleh dalam sebuah organisasi antara lain :
1. Tercapainya sebuah tujuan : Organisasi dibentuk dari tujuan-tujuan bersama yang berkaitan, maka pencapaian tujuan yang dilakukan oleh orang banyak atau dalam artian anggota sebuah kelompok lebih berpeluang untuk mencapai tujuan yang lebih maksimal dan efektif.
2. Melatih mental bicara di publik : mental berbicara didepan umum tidak setiap orang bisa peroleh dengan mudah, harus dengan pelatihan lama dan berkala. Sebuah organisasi, kelompok belajar, atau kelompok studi ilmiah bagi para mahasiswa adalah sebuah wadah yang tepat untuk pengembangan public speaking.
3. Mudah memecahkan masalah : karena dalam sebuah organisasi permasalahan adalah hal yang sangat sering terjadi, entah karena perbedaan pendapat atau permasalahan dalam segi fiskal sebuah kelompok. Pemecahan dari setiap permasalahan yang ada mengajarkan bagaimana harus bersikap dan menyikapi permasalahan yang ada dalam kehidupan masyarakat yang lebih kompleks dan majemuk.

Selain hal-hal diatas, masih banyak manfaat organisasi yang bisa diperoleh, namun disini tidak dijabarkan lebih lanjut, hal lain yang bisa kita dapatkan antara lain :
1. Melatih Leadership
2. Memperluas pergaulan
3. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan
4. Membentuk karakteristik seseorang
5. Kuat dalam menghadapi tekanan
6. Mampu mengatur waktu dengan sangat baik

7. Sebagai ajang pembelajaran kerja yang sesungguhnya

Sumber : http://asa-2009.blogspot.com/2013/08/pengertian-tujuan-dan-manfaat-organisasi.html

Sunday, October 19, 2014

Pengalaman Menggunakan Windows Phone


Saya akan sedikit berbagi pengalaman menggunakan Smartphone berbasis Windows. Windows Phone merupakan produk dari Microsoft. saya baru pertama kali mencoba smartphone ini, selama ini saya selalu menggunakan smartphone yang berbasis android
  • UI


User Interface yang ditampilkan oleh WP ini sama seperti tampilan metro kotak-kotak yang menjadi ciri khas Windows saat ini. Background tiles di WP dapat diganti dengan wallpaper yang anda inginkan. 
  • Action Center

saat ini update yang diberikan oleh Microsoft adalah Action Center, dalam Action Center ini kita terdapat wifi, bluetooth, airplane mode serta rotation lock. terdapat pula setting serta notifikasi.
  • Multitasking
multitasking yang terdapat di WP ini sungguh smooth. tanpa adanya lag dalam menjalankan suatu aplikasi. untuk menjalankan game seperti asphalt saja. WP ini sanggup menjalankannya dengan lancar walaupun dengan spesifikasi hadrdware yang pas-pasan.

Itulah sedikit review dari saya tentang Windows Phone, semoga review ini bermanfaat untuk kalian semua.